mengutip kritikus yang mengatakan bahwa Lights Out adalah "debut yang sangat mengesankan, yang memberikan ketakutan mendalam ... sanggup membayangi pikiran kita, bahkan setelah selesai menontonnya dan lampu bioskop dinyalakan." [7†L14-L18]
This film, directed by David F. Sandberg in his feature film debut, was a box office phenomenon, grossing over $148 million against a modest $4.9 million budget.
Lights Out 2016 received generally positive reviews from critics, with an approval rating of 66% on Rotten Tomatoes. The film was praised for its tense atmosphere, effective jump scares, and strong performances from the cast. lights out 2016 sub indo
The film's primary strength lies in its simple yet terrifying premise. The rule is straightforward: Diana appears only when the lights are off. This concept transforms ordinary, mundane settings—a bedroom, a hallway, a basement—into arenas of nerve-wracking suspense. The film masterfully plays with light as a fragile shield against the unknown. The tension builds not through excessive gore, but through the psychological dread of what might be lurking just outside the circle of light.
| Karakter | Diperankan Oleh | Deskripsi | | :--- | :--- | :--- | | | Teresa Palmer | Kakak dari Martin. Seorang wanita dewasa yang mencoba melarikan diri dari masa lalunya yang penuh teror. Ia harus menghadapi ketakutannya demi melindungi keluarganya. | | Martin | Gabriel Bateman | Adik laki-laki Rebecca. Seorang anak laki-laki yang tinggal dengan ibunya dan menjadi sasaran teror Diana. Ia yang pertama kali menyadari bahwa ibunya terhubung dengan sesuatu yang jahat. | | Sophie | Maria Bello | Ibu dari Rebecca dan Martin. Seorang wanita dengan riwayat gangguan kesehatan mental yang tidak terdiagnosis. Ia menganggap Diana sebagai "teman imajiner"-nya, tidak menyadari bahwa Diana adalah ancaman nyata bagi anak-anaknya. | | Diana | Alicia Vela-Bailey | Antagonis utama. Sebuah roh jahat yang hanya bisa muncul dalam kegelapan. Ia sangat posesif terhadap Sophie dan akan membunuh siapa pun yang mencoba memisahkan mereka. | | Bret | Alexander DiPersia | Pacar Rebecca. Awalnya dia skeptis tentang cerita hantu, tapi dia dengan cepat menjadi sekutu yang membantu melawan Diana, meskipun sering kali secara tidak sengaja menjadi sumber komik. | mengutip kritikus yang mengatakan bahwa Lights Out adalah
Ketakutan dasar manusia terhadap gelap dieksploitasi dengan maksimal. Setiap kali lampu mati, penonton dibuat menahan napas.
This article was compiled using information from various sources, including Wikipedia, IMDb, CNN Indonesia, IDN Times, Genmuda, and dedicated film blog IPACenters. All specific citations are included above. Lights Out 2016 received generally positive reviews from
: Rebecca must protect her younger brother, Martin, from this spirit, which is mysteriously attached to their mother, Sophie.
– Berperingkat PG-13, film ini bisa ditonton oleh remaja di atas 13 tahun dengan pendampingan orang tua. Tidak ada adegan seksualitas atau kekerasan ekstrem.
As Rebecca uncovers the truth, she faces a vengeful spirit named . Diana can only move and attack in the shadows. To survive, Rebecca, Martin, and Rebecca's boyfriend, Andy (Alexander DiPersia), must keep the lights on at all costs. However, Diana is highly intelligent and actively finds ways to cut the power, leading to a heart-pounding battle for survival. Why "Lights Out" is a Must-Watch Horror Film
Berbeda dengan horor yang mengandalkan suara keras, Lights Out menggunakan teknik pencahayaan dan bayangan untuk menciptakan ketegangan yang menumpuk, menghasilkan jump scare yang jujur dan mengejutkan.